Jumat, 12 Januari 2018

PELUANG USAHA JUALAN ONLINE

Sayang kalau online buat bikin status tanpa jualan 😂

Mau kan update status tapi menghasilkan

Lebih baik gitu to?

Gak mubadzir beli kuotanya hehe

Yuk gabung bersama kami

Jualan sambil belajar 😍😍

#UkhtiMunira_zamigiteam #ukhti #munira #trustedonlineshop #openreseller #zamigiteam #omidateam

Kamis, 27 April 2017

Lomba Menghias Tumpeng di KB & TPA IT Sakinah Ceria

"Fabiayyi aalaaaaaa irobbiķumma tukadzdzibaan"

Seringkali saya lupa akan hal itu. Semoga ke depan akan selalu ingat bersyukur dengan mengucapkan kata alķhamdulillah.

Tanggal 21 April adalah hari memperingati perjuangan Ibu Kita Kartini di negara kita.

Di sekolah anak saya hari Jumat, 21 April 2017 kemarin, anak-anak memakai pakaian profesi dan pakaian adat islami. Anak saya memàkai pakaian profesi polisi lalu lintas. Saking senàngnya memakai baju tersebut, setiap ada orang kerumah dia akan memakai pakaian itu 😂

Yah namanya juga anak anak ya, ada kalanya dia ingin memamerkan apa yang dia punya.
Jangan tanya dimana beli go stopnya ya, soalnya saya gak tahu . hehehe
Go stop anak saya dibuatkan oleh ayahnya memakai triplek dilapis kertas dan selotip.

Selain diwajibkan memakai pakaian sesuai dresscode, anak anak juga diwajibkan membawa kado silang berupa makanan seharga Rp. 3.000,00 dibungkus dengan koran.

Pulang sekolah di dalam tas anak saya banyak sekali jajanan. Entah darimana saja ia mendapatkanya. Yang pasti dia sanģat bahagia dan menģgebu-gebu bercerita tentang kawan-kawanya.

Pagi ini, Sabtu, 22 April 2017, saya mengadiri undangan acara POMG KB & TPA IT Sakinah Ceria.
Baru kali pertama saya menghadiri acara sekolah anak saya karena biasanya ayahnya yang menghadiri.

Undangan tersebut dikhususkan untuk ibu wali murid dalam rangka memperingati Hari Kartini dengan mengadakan Lomba Menghias Nasi Kuning berkelompok.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan ayat suci Al Quran surat AnNisa. Saya lupa ayat berapa tadi hehehe. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari ibu wakil ketua POMG.

Sambutan berisi permintaan maaf atas keterlambatan dalam memulai acara, dikarenakan ibu ketua POMG tidak bisa hadir karena kemarin mengalami kecelakaan.

Kemudian dilanjutkan penentuan kelompok dalam lomba. Ada 11 kelompok yang berpartisipasi. Setiap kelompok terdiri dari 3 atau 4 orang anggota. Alkhamdulillah saya dapat kelompok no 2 bersama Ibu Enggar dan Ibu Rizki.

Lomba berlangsung dengan durasi 35 menit. Bahan-bahan sudah disediakan oleh pihak sekolah. Namun untuk hiasan tambahan peserta dimohon membawa sendiri. Bahan-bahan yang disediakan berupa :
- Nasi kuning
- Kering tempe
- Telur dadar iris
- Telur Puyuh bacem
- Kacang tanah goreng
- Kacang hitam goreng (*yang ini nggak tahu namanya kacang apa)
- Daun sledri
- Tomat
- Ketimun
- Daun pisang
- Abon
- Piring saji
- Pisau
- Lidi
- Gunting
- Kertas Minyak

Kalau kelompok yang lain ada yang bawa streples, telur ayam rebus dan lain lain. Berhubung kami sekelompok hanya asal berangkat jadi kami memakai bahan seadanya ☺☺☺👩❤

Begini lah penampakan hasilnya.

Tidak dapat juara :D it"s ok yang penting have fun bareng ibu ibu yang lain.

Oh iya... di sela sela perlombaan ibu-ibu pengurus POMG juga mengadakan kuis berhadiah seputar Ibu RA Kartini.
Mulai dari

  • Apa kepanjangan RA pada nama ibu RA Kartini
  • Dimana kota kelahiran beliau
  • Apa judul buku karangan beliau
  • Tanggal, bulan dan tahun berapa beliau di lahirkan 
  • Menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini
Hadiahnya ada berupa tempat tisu dan lain lain berbahan plastik. Inshaallah bermanfaat untuk semuanya. Acara diakhiri dengan foto bersama tumpengnya :D


Semoga dengan adanya acara lomba ini ibu ibu semakin lancar silaturahminya, yang awalnya belum kenal jadi kenal, yang awalnya kenal saja jadi lebih dekat. Semoga KB & TPA IT Sakinah Ceria Semakin jaya :)



Sabtu, 22 April 2017

My 1st Baked Pizza

Alkhamdulillah, akhirnya enak juga meski dengan topping yang maksa banget 😂😂
Tadi ngotot saya bikin pizza padahal kemaren habis bikin pizza tapi sama sekali gak ada yang menyentuh 😣

Bahan-bahan pizza
🍀fermipan
🍀terigu
🍀gula pasir
🍀garam
🍀merica bubuk
🍀air hangat satu gelas belimbing
🍀keju slices
🍀sosis siap makan


  1. Pertama tama saya seduh fermipan dengan air hangat kemudian saya tambahkan gula pasir ke dalamnya dan saya aduk. Tunggu hingga berbuih tanda fermipan sudah bereaksi.
  2. Terus saya campurkan ke terigu yang sudah saya tambahi garam dan merica bubuk. Uleni beberapa saat. Lalu bulatkan.
  3. Diamkan beberapa saat wadah adonan di atas ricecooker. Tunggu hingga mengembang adonan tersebut.
  4. Setelah mengembang, pipihkan adonan di atas loyang dan tusuk tusuk dengan pisau roti (*hehehe ini punya saya ya gak boleh protes 😂).
  5. Lalu olesi dengan saus tomat, keju slices yang disobek dan sosis siap makan iris.
  6. Siap masukan oven. Atur over pada 150 derajat celcius, panas atas bawah dan 20 menit pemanggangan.


tarraaa masak deh

Jangan dibilang gak sukses yaa :D ini satu satunya pizza yang bisa dimakan buatan saya. T_T

Tapi ada masalah nih. Seduhan fermipanya sisa. Sebenernya sayang, tetapi menurut mbak Belinda, kadang sisa fermipan yang sudah diseduh belum tentu bisa mengembangkan adonan apabila dipakai besok.

Akhirnya saya ikhlaskan 😩😋 byebye fermipan seduh cantik 😗



Kamis, 13 April 2017

My 1st Lekker Holland


Rasanya kok pengen banget makan kue lekker seperti yang temanku jual, tapi gak mungkin beli soalnya di doi di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan.
 

Jadinya searching di google nemu resep nya mbak suciati di cookpad, tapi karena saya gak punya butter jadi saya ganti pake mentega. No cheese, No chocochips, No nuts.
 

Saya tuh orang nya asal asal an kalau soal memasak :-D
Ini resep yang saya pake :
1 gelas belimbing gula pasir
1 ,5 gelas belimbing tepung terigu
1 bungkus mentega blueband cake n cookie 200g ram
1 butir telur
1 kuning telur
1 sachet vanili

Astagfirulloh...
Lupa gak tak kasih garam

Semoga rasanya tetap enak.
Saat ini loyang lekker masih dipanggang. Oven saya setel 170 derajat selama 30 menit (*masih coba coba soalnya belum terbiasa sama oven ) hihihi.. kalau di resep seharusnya setelanya 180 derajat selama 20 menit.

Alkhamdulillah mateng juga ni lekker. langsung diserbu sama mas Azzam :-D



Baunya hmmmmmmm khas banget kan ya bau kue mateng di oven... sedep...

Tampilan kurang menarik tetapi oke oke saja buat konsumsi pribadi. 

Dan pastinya belum layak jual :-D
Dan eng ing eng sepertinya kalau nyampur terigu gak perlu di mixer yaa??
   
In the end,
this is it...

Lekker holland made by bunda azzam :-P


Rabu, 12 April 2017

Zamigifarm On Television

Bismillah

Apaan sih zamigifarm?

Zamigifarm adalah sekedar nama untuk area berkebun kami yang minimalis, memaksimalkan lahan yang ada untuk berkebun sayur mayur.



Alkhamdulillah kami mendapatkan rumah kontrakan yang berada di pinggir jalan raya yang masih termasuk dalam range harga sewa terjangkau.
Pada bulan Oktober 2016 kami mulai menyewa. Namun baru akhir bulan November kami menghuni rumah tersebut.


kira-kira seperti ini bangunan yang sebelum kejadian kesetrum

Awalnya suami saya membuat rak untuk budidaya jamur tiram dan jamur kuping.  

Dan berencana melanjutkan membuat greenhouse dari baja ringan untuk rumah sayuran hidroponik.
jamur tiram


 
Tanggal 22 Desember tepatnya sekitar jam 16.30 WIB , disaat suami saya sedang mengangkat baja ringan yang akan digunakan sebagai penyangga atap,baja tersebut menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi.
 

Terdengar seperti ledakan ban truk meletus. Sepertinya itu suara trafo yang meledak.
Tergopoh gopoh saya keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi.
 

Dan terlihat suami saya telah jatuh ke tanah.
Saat saya hampiri saya  kira beliau hanya berpura pura namun ketika beliau menyerukan


 "Astagfirullahaladzim. Allahuakbar!!!"

suami saya bekerja sendiri memasang dan melepas baja
Seketika itu saya berteriak minta tolong kepada orang-orang yang berlalu lalang lewat.
Alkhamdulillah banyak orang yang mau menolong suami saya.
Kami diantar hingga ke IGD RSUD Sleman. Terimakasih bapak bapak semuanya.

Selepas kejadian tersebut suami saya sempat vacum selama beberapa bulan.

Masa pembibitan hidroponik

 


Sekarang kebun hidroponik kami tinggal menunggu hari untuk panen.Kami percaya segala bentuk musibah dan rezeki semua dari Allah dan untuk kebaikan kami.


penampakan hidroponik beberapa minggu lalu

 





 







 Siapa yang menyangka kemarin lusa, Senin, 10 April 2017, bakalan ada reporter dari televisi yang mampir ke rumah.

Rezeki suami :-)
Tayangan berdurasi 1 menit tersebut sungguh membuat kami berbahagia.
Terimakasih banyak mbak dan mas reporter TVRI Jogja. 

Alkhamdulillah

Menanti panen pagoda lagi :)
Terimakasih sudah mampir membaca tulisan alakadarnya ini,
semoga bisa bermanfaat untuk para pembaca semua.

Selasa, 11 April 2017

Suatu hari di Pantai Samas

Berawal dari dapatnya undangan pengantenan teman sepermainan suami di daerah Pedak, Bantul.
alkhamdulillah hari itu dimulai dengan turunnya  hujan di daerah saya. berangkatlah kami bertiga. saya , suami dan mas azzam tentunya :-) dengan mengendarai sepeda motor mio putih kesayangan kami :-D

Dengan planning, mas azzam kami titipkan ke tempat budhenya di Galur, Kulonprogo.
Setelah menitipkan mas azzam, saya dan suami lanjut ke Pedak untuk menghadiri resepsi pengantenan tadi.

Acara hajatan tersebut ternyata model standing party.

 setelah makan dan foto kami sempatkan mampir ke salah seorang teman suami yang membudidayakan pembibitan ikan lele. beliau memasarkan pembibitan ikan lele tersebut melalui sebuah kelompok perikanan yang ada di desanya.

setelah usia bibit lele sudah dirasa cukup, "cilikan" lele itu akan diambil oleh pengurus kelompok  untuk disetorkan.

menurut beliau jika tidak ikut dalam kelompok perikanan maka akan kesulitan dalam pemasaran. jadi penting yaa untuk ikut dalam sebuah kelompok pembudidayaan seperti itu agar lebih mudah dalam pemasaran  hasil pembudidayaan.
sayang saya gak sempat memfoto kolam-kolam beliau.. suatu hari inshaallah akan saya ulas lagi. :-)

setelah puas lihat-lihat dan ngobrol kesana kemari, kami lanjut menuju pantai samas.

ternyata mas azzam dan keluarga kakak saya sudah sampai di pantai samas.

di perjalanan menuju pantai yang saat itu tinggal gerimis tipis. saya sempat tertegun sekaligus heran melihat di pinggir jalan banyak orang berjejer jejer memancing di kebun tebu.

yah memang selokan di pinggir jalan meluap akibat hujan yang semalaman mengguyur jogja yang sepertinya merata, namun mereka tidak memancing di selokan melainkan di sawah yang di tanami pepohonan tebu.
Mikir saya, apasih yang mereka pancing?

apakah ada kolam yang meluap airnya sehingga jebol jadi ikan ikanya ikutan arus air ??
i think so. :-D tapi sepertinya gak seperti itu... entah lah apa yang mereka pancing saya masih penasaran sampai sekarang :-)

akhirnya tibalah kami di pantai disamput mas azzam dan keluarga budhenya di pertigaan masuk area pantai.
lanjut mencari parkiran, dan turunlah kami ke tepian pantai.

sepi.....

lagi lagi hujan berpengaruh di daerah wisata tersebut.

alkhamdulillah rezeki manusia itu dijamin Allah ya.

meski hari gerimis tetap ada wisatawan yang berkunjung.
ada perahu yang disewakan menuju ke hutan bakau, mas azzam akhirnya mau naik perahu.

sementara suami saya, kakak ipar, ponakan laki laki dan mas azzam wisata naik perahu ke hutan bakau, saya, kakak dan ponakan groupfy(*gini bukan yaaa tulisanya) hahahhahah
 

setelah sholat ashar di masjid pantai samas kami pulang.
see you next time samas beach :-)


My Son

Lilypie - Personal pictureLilypie Third Birthday tickers